Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

Acrylamide Pada Makanan Dapat Menyebabkan Kanker

Acrylamide dikategorikan sebagai “extremely hazardous substance” dan diketahui dapat menyebabkan kanker. Perlu anda ketahui bahwa senyawa kimia ini mudah terdapat pada bahan makanan yang berpati yang diproses dengan suhu tinggi, umumnya diatas 120°C dengan kelembaban yang rendah.

Bahan makanan ini, misalnya, potato chips, kopi, krispi dan soft bread. Mengingat bahan tersebut mudah didapatkan, maka perlu untuk mewaspadai potensi bahayanya bagi kesehatan. Bahkan, informasi terbaru dari EFSA uni Eropa, senyawa ini menyebabkan karsinogen dan genotoxic.

US FDA memberi penjelasan tentang senyawa ini. Menurut informasi yang diperoleh dari situs mereka, Acrylamide adalah senyawa kimia yang dapat terbentuk pada beberapa makanan selama proses memasak suhu tinggi, seperti menggoreng, memanggang, dan baking. Akrilamida dalam bentuk makanan dari gula dan asam amino yang secara alami ada dalam makanan; itu tidak datang dari kemasan makanan atau lingkungan.

Di Indonesia, belum ada aturan yang mengat…

Komoditi yang ada di pasar tradisional Timor Tengah Utara - NTT

Dari berbagai jens komoditas yang ada tersebut, pada awalnya ini tersedia di Nusa Tenggara Timur dan menjadi makanan sehari-hari. Sayangnya, pada saat ini, sangat jarang untuk dapat ditemui. kalaupun ada, makanya harganya mahal.
Harga komoditas yang mahal ini menjadi salah satu penyebab kerentanan masyarakat terhadap ketersediaan pangan. Selain kerentanan yang dialami, masalah kasus kecukupan gizi juga menjadi perhatian utama. Pertanyaannya adalah, apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi beban ini?






Hasil dari survei, wawancara dan obsevasi yang saya lakukan, ditemukan bahwa bukan saja masalah ekonomi masyarakat yang rentan, tetapi hampir disemua lini. Sebagai contoh, masyarakat kesulitan bercocok tanam oleh karena rendahnya penggunaan teknologi, kekeringan yang berkepanjangan, lahan yang sangat kritis dan sistem yang belum tertata rapi. Lalu, darimanakah memulai pembangunan?
Kunjugan ini dilakukan pada bulan November 2014 oleh Nodali Ndraha, Advisor di Lembaga SNV.